Pilih Laman

Magetan,CBS.Sebanyak 69 ribu warga Kabupaten Magetan hingga kini masih hidup dibawah garis kemiskinan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Magetan merilis hasil sensus ekonomis nasional (Sensusnas) 2016, dari jumlah penduduk Kabupaten Magetan periode Maret 2016 sebanyak 684.053 jiwa sebesar 11.03% hidup dalam kemiskinan. “  Hasil Sensusnas tahun 2016, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Magetan mencapai 69.240 orang atau 11,03% dari total jumlah warga,” kata Maulan, Kepala Seksi Statistik Sosial, BPS Kabupaten Magetan, Senin (6/11).

Menurut Maulan, kategori miskin dilihat dari pengeluaran per bulan untuk memenuhi kebutuhan hidup sebesar Rp 288.246. “Kita lihat dari konsumsi pengeluaran untuk makan yang selanjutnya dikonversi dan diuangkan untuk menetukan garis kemiskinan, saat ini tercatat Rp 288.246 per bulan, ” jelasnya.

Jika dibanding tahun 2015, angka warga miskin di Kabupaten Magetan sebesar 71.160 orang atau 11,35% dari jumlah penduduk Kabupaten Magetan sebanyak 627.413 jiwa.

Ironisnya, meski dibayangi puluhan ribu warga Kabupaten Magetan saat ini hidup dalam kemiskinan, Pemkab Magetan kini tengah menyiapkan kejutan untuk rakyat berupa tarif baru perusahaan air minum yang akan diumumkam November 2017.

Perusahaan air milik pemkab tersebut menyiapkan tiga opsi harga baru tarif PDAM, yakni Rp 1.300 hingga Rp 1.600 dari harga saat ini Rp 1.000 per meter kubik.

Anton Suroso – Bagaskarafm Magetan

 

Kementrian Pariwisata Motori Gerakan Sadar Wisata di Magetan.
Dinsos Minta Publik Waspadai Penggalangan Dana Ilegal.