Pilih Laman

Magetan,CBS
Data yang disodorkan Dinas Kesehatan ( Dinkes) Magetan, terkait temuan 16 penderita baru Human Immunodeficiency Virus Infection and Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS), direaksi Satpol PP dan Damkar Kabupaten Magetan.

Plt Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Magetan, Chanif Tri Wahyudi, memastikan akan menggelar operasi besar- besaran diwilayah peredaran HIV/AIDS. ” Kita akan gelar operasi, terutama wilayah potensi penyebaran HIV/AIDS,” kata Chanif Tri Wahyudi, Kamis ( 14/12).

Dikatakan Chanif Tri Wahyudi, saat ini pihaknya telah melakukan zonasi area yang diduga dijadikan praktek prostitusi oleh Penjaja Sex Tidak Langsung (PSTL).” Kita sudah zonasikan areanya, tinggal bergerak,” tegasnya.
Terkait keberadaan Warung  remang – remang (Warem) di jalur provinsi Maospati- Glodok, Pemkab Magetan akan melibatkan Pemprov Jatim ketika menggelar razia PSTL. ” Kiat akan tunjukan Pemprov Jatim dengan lahanya yang berdiri Warem, ketika kami ajak razia gabungan,” tegas Chanif Tri Wahyudi.

Menurut Chanif Tri Wahyudi, pihaknya tidak ingin bertabrakan dengan Pemprov Jatim terkait penertiban Warem di wilayah jalan raya Maospati- Glodok,” Jangan sampai kami bentrok dengan Pemprov terkait Warem dijalan Provinsi,” pungkasnya.

Anton Suroso – Bagaskarafm Magetan

Jelang Tutup Tahun, DD Belum Cair.
Kapolres : Pilkada Kita Dapat Hibah Rp 3 Miliar.