Pilih Laman
Magetan-CBS
Upaya memberangus korupsi di Kabupaten Magetan terus dilakukan oleh Pemerintahan Suprawoto- Nanik Endang Rusminiarti (ProNa).
Tokoh anti rasuah, Agus Raharjo, yang juga Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dihadirkan Bupati Suprawoto untuk memartil  mental pejabat di Kabupaten Magetan yang memiliki rencana korupsi.
PemKab Magetan mengundang Kepala Desa/Kelurahan, Kepala OPD, Camat serta Kepala Sekolah mulai tingkat SD hingga SMA/SMK untuk diwejang Ketua KPK tentang bahaya korupsi serta ancaman hukumanya.
Dihadapan publik, Agus Raharjo membeber bahaya korupsi bagi kelangsungan pembangunan di daerah serta kesejahteraan rakyat. ” Korupsi berdampak pada pembangunan, kesejahteraan rakyat serta laju pemerintahan,” kata Ketua KPK, Senin ( 15/10).
Agus Raharjo berharap, pejabat di Pemkab Magetan tidak menyusul politisi maupun ASN khususnya di Jawa Timur yang saat ini terjerat kasus korupsi tentang APBD maupun proyek lain. ” Ada 12 Pejabat di Jawa Timur yang telah kita tangkap selama saya menjadi Ketua KPK, jangan sampai pak Suprawoto dan Bu Nanik menyusul rekan- rekanya,” tegasnya.
Disisi lain, Ketua KPK menegaskan ada hadiah bagi pelapor Korupsi dari Negara sesuai Peraturan Pemerintah ( PP) Nomor 43 Tahun 2018 sebesar Rp 200 juta. ” Rahasia pelapor akan kami lindungi, bisa lewat email disertai data otentik,” ungkap Agus Raharjo.
Ada pemandangan unik ketika sesi tanya jawab, antara Ketua KPK dengan Audensi, mediator langsung dipegang Bupati Magetan, Suprawoto. ” Mediator langsung dipegang bapak Bupati,” ungkap Eko Budianto, Kasubag Pemberitaan Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Magetan.
  • Norik CBS
Bupati Stop Pembelian Mobdin
Pemanjat Tiang Bendera Diberi Penghargaan Bupati.