Pilih Laman

Magetan,CBS
Pemkab Magetan terus berupaya mengurangi angka kemiskinan yang dialami rakyat Kabupaten Magetan. Berbagai program dilaksanakan Pemkab, mulai bantuan sosial ( Bansos) serta Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu. Hasilnya,  tahun 2016 angka kemiskinan di Kabupaten Magetan turun jika dibanding tahun 2015.

Data Badan Pusat Statistik (BPS ) Magetan menyebutkan, tahun 2015 jumlah rakyat miskin sebanyak 71.160 orang atau 11,35 %. Sedangkan tahun 2016 jumlah rakyat miskin turun sebesar 69,240 atau 11,03% dari jumlah penduduk di Kabupaten Magetan 684.053 jiwa.

Bupati Magetan, Sumantri melalui Sekretaris daerah ( Sekda) Magetan, Bambang Trianto, mengatakan, Pemkab Magetan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Magetan, mulai dari Dinas Sosial, Dinas PUPR, Bagian Kesejahteraan rakyat ( Kesra) serta Satker terkait, gencar menggelar kegiatan untuk program pengentasan kemiskinan.” Kami melalui OPD terkait terus  mengggelar kegiatan, untuk pengentasan kemiskinan di Kabupaten Magetan,” kata Bambang Trianto, Kamis (23/11).

Dijelaskan Sekda, pengentasan kemiskinan  tidak hanya memberikan bantuan kepada  warga, namun menciptakan kegiatan, mulai perbaikan rumah tidak layak huni, jaminan kesehatan serta penciptaan lapangan kerja  bagi warga Kabupaten Magetan. ” Program Pemkab tidak hanya memberikan bantuan langsung, namun memotong urat nadi penyebabnya, yakni penciptaan lapangan kerja,” jelas Bambang Trianto.

Hasilnya, setiap tahun jumlah rakyat miskin di Kabupaten Magetan terus menurun. ” Tidak bisa cepat, namun setiap tahun angkanya terus menurun,” pungkas Sekda Magetan.

Anton Suroso – Bagaskarafm Magetan

Hektaran Aset Pemkab Mangkrak.
KPU Deteksi 8 ASN Jadi Anggota Parpol.