Pilih Laman

Magetan,cbs
Jelang musim panen pertengahan tahun, petani di Kabupaten Magetan harus berhadapan terjadinya kemarau panjang. Ketika tanaman padi membutuhkan pasokan air, sejumlah sumber air di Kabupaten Magetan malah kering.

Embung Joketro, Kecamatan Parang, debit airnya terus menyusut. Padahal, embung Joketro sebagai penyangga irigasi lahan pertanian Kabupaten Magetan wilayah selatan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHP dan KP) Kabupaten Magetan, Eddy Suseno, mengakui jika musim panen kedua petani terkena dampak kemarau. ” Memang musim panen tengah tahun ini, petani terkena dampak kemarau,” kata Eddy Suseno, Rabu (30/5).

Namun, menurut Eddy Suseno, Pemkab Magetan telah mengantisipasi dampak krisis air irigasi untuk petani di Kabupaten Magetan. ” Pemkab kemarin memberikan bantuan mesin pompa air serta jaminan asuransi bagi petani jika terkena dampak bencana kekeringan atau fuso,”  jelasnya.

Sementara itu, data yang dihimpun, jumlah lahan pertanian di Kabupaten Magetan terus bertambah. Jika periode Oktober 2016 – April 2017 lahan pertanian seluas 43.114 hektar, kini naik 1,38 % atau 847 hektar periode Oktober 2017 – April 2018 lahan tanaman padi mencapai 43.961 hektar.

Norik – Bagaskarafm Magetan

RSDS Sabet Penghargaan Prestise Indonesia 2018.
1 Juni, 16 Jabatan Kepala Dinas Kosong.