Pilih Laman

Magetan-CBS

Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Magetan semakin menggeliat, seiring peningkatan investasi berbagai sektor yang masuk ke Kabupaten Magetan.

Sektor wisata dan sektor industri mulai membanjiri Kabupaten Magetan, diantaranya muculnya destinasi wisata alam diwilayah Mojosemi serta hadirnya industri pakaian jadi di Kecamatan Barat.

Kehadiran investor di Kabupaten Magetan, berdampak peningkatan kesejahteraan rakyat Kabupaten Magetan khususnya yang terserap bekerja di perusahaan tersebut. ” Selain menyerap tenaga kerja, area industri juga mengangkat ekonomi warga setempat yang menjual berbagai macam jasa dan produk olahan,” kata Joko Trihono, Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Magetan, Kamis (9/8).

Dikatakan Joko Trihono, sejumlah industri juga mulai bermunculan di Kabupaten Magetan, yakni pabrik garmen di Kecamatan Sukomoro serta pabrik penyamakan kulit di Kecamatan Ngariboyo.” Dalam waktu dekat akan ada perusahaan penyamakan kulit di Kecamatan Ngariboyo murni milik swasta,” jelasnya.

Meski berbagai investor telah menancapkan usahanya di Kabupaten Magetan, DPM-PTSP Kabupaten Magetan terus melakukan perluasan peluang Investasi di Kabupaten Magetan, salah satunya informasi melalui baliho di luar kota hingga informasi digital di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Jawa Tengah.” Kami akan memasang informasi digital di Bandara Adi Soemarmo, tentang peluang investasi di Kabupaten Magetan,”  ungkap Joko Trihono.

Namun dibalik melubernya Investor ke Kabupaten Magetan, Joko Trihono mengaku dicurhati sejumlah pengusaha yang menyayangkan tidak adanya gerbang tol Solo-Kertosono (Soker) di Kabupaten Magetan. ” Semoga kedepan gerbang tol  akan dibuka di wilayah Kabupaten Magetan, karena itu harapan seluruh warga Kabupaten Magetan termasuk sejumlah pengusaha yang hendak investasi di Magetan,” pungkas Kepala DPM-PTSP Kabupaten Magetan.

Norik – Bagaskarafm Magetan

Koperasi Mulai Dilirik Dewan.
Irigasi Di Desa Sempol Tercium Aroma Busuk.