Pilih Laman

Magetan,CBS
Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Magetan, Ehud Allawy, divonis 1 tahun penjara dan denda Rp 50 juta rupiah subsider satu bulan kurungan penjara oleh Pengadilan Tipikor Surabaya di Sidoarjo, Senin (19/3).

Vonis mantan Plt Direktur RSUD dr Sayidiman Kabupaten Magetan tersebut lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Magetan 1 tahun 6 (enam) bulan disertai denda Rp 50 juta subsider 2 bulan penjara.
Putusan Pengadilan Tipikor untuk mantan Kadinkes Magetan tersebut disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Magetan, Andi Hermawan, melalui tulisan yang diserahkan Jaksa Fungsional Kejari Magetan.
Dalam lembar rilis tersebut, juga disebutkan putusan hukuman untuk Suyitno, Direktur PT Awan Megah, selaku rekanan proyek pembangunan ruang intalasi rawat inap (Irna) IV RSUD dr Sayidiman tahun 2010 senilai Rp 1,2 miliar.

Suyitno divonis 1 tahun 4 (empat) bulan penjara dan denda Rp 50 Juta subsider 1 (satu) bulan kurungan penjara. Vonis Suyitno juga jauh lebih ringan dibanding tuntutan JPU Kejari Magetan yakni 2 tahun kurungan penjara dan denda Rp 50 Juta subsider 2 (dua) bulan penjara.

Terdakwa Suyitno telah mengembalikan kerugian negara Rp 110.071.474. ” Terdakwa Suyitno telah mengembalikan kerugian negara,” kata salah seorang Jaksa yang meminta namanya tidak dikorankan.

Korupsi proyek pembangunan Irna VI RSUD dr Sayidiman telah merugikan negara sebesar Rp 139 juta, dengan rincian Rp 110 juta untuk fisik dan Rp 29 juta untuk konsultasi CV Jasa Yasa yang diketahui melakukan pengawasan fiktif. Para terdakwa dijerat pasal 3 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke satu KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Norik – Bagaskarafm Magetan

 

Kadis PUPR Minta Masyarakat Ikut Jaga Kualitas Jalan.
Kominfo Ajak Bangun Pariwisata, Dongkrak Ekonomi Warga.