Pilih Laman
Magetan-CBS.
Unit Hemodialisa merupakan salah satu unit pelayanan unggulan RSUD dr Sayidiman Magetan, dan satu-satunya pelayanan di Kabupaten Magetan.
Pelayanan Hemodialisa ini menggunakan metode dialysis modern yang di harapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan pelayanan Hemodialisa di Kabupaten Magetan dan sekitarnya.
Unit Hemodialisa hadir sebagai sebuah jawaban dari meningkatnya tren penyakit gagal ginjal kronik di Indonesia pada umumnya, dan Kabupaten Magetan pada khususnya.
Hasil penelitian Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang memperkirakan pertumbuhan penderita gagal ginjal di Indonesia periode 1995-2025 bisa mencapai 414 persen.
Tren penyakit gagal ginjal kronik di RSUD dr Sayidiman Magetan, dari tahun ketahun menunjukkan grafik yang meningkat. Pada tahun 2016 pasien gagal ginjal kronik yang mendapatkan pelayanan hemodialisa di RSUD dr Sayidiman Magetan sebanyak 5.679 tindakan dan frekuensinya meningkat menjadi 5.985 tindakan pada tahun 2017. Gambaran ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat Magetan dan sekitarnya akan pelayanan hemodialisa sangat tinggi.
Hemodialisa adalah metode pencucian darah dengan membuang cairan berlebih dan zat-zat yang berbahaya bagi tubuh melalui alat dialysis untuk menggantikan fungsi ginjal yang sudah rusak.
Hemodialisa dilakukan apabila ginjal sudah tidak mampu melaksanakan fungsinya atau biasa disebut dengan istilah gagal ginjal. Ginjal merupakan organ vital yang berfungsi membersihkan darah kita dari cairan berlebih, zat-zat yang berbahaya dan elektrolit berlebih.
Ginjal juga memiliki funsi menghasilkan hormone yang penting dalam proses metabolism tubuh dan merangsang pembentukan sel darah merah.Jika ginjal gagal menjalankan fungsinya maka pada tubuh kita akan terjadi penumpukan cairan, zat-zat sisa dan elektrolit yang membahaya tubuh bahkan bisa menyebabkan kematian, oleh karena itulah hemodialisa harus dilakukan untuk menggantikan fungsi ginjal tersebut.
Pelayanan Hemodialisa di RSUD dr Sayidiman Magetan buka setiap hari senin-sabtu mulai pukul 06.30-17.00 WIB dengan 10 mesin HD untuk pelayanan regular ditambah 1 mesin untuk pelayanan cito.
Unit Hemodialisa didukung 1 Supervisor dr Pranawa, Sp.PD KGH, 1 Dokter Spesialis Penanggung Jawab Pelayanan dengan sertifikasi mahir  dr. Yunus Mahatma, Sp.PD, 3 orang perawat dengan sertifikasi mahir HD dan 3 perawat lainnya yang membantu proses pelayanan di unit Hemodialisa.
Konsep ruangan unit Hemodialisa didesain berdasarkan standar yang disetujui oleh PERNEFRI wilayah Jawa Timur dan Dinas Provinsi Jawa Timur agar mampu memberikan pelayanan yang optimal dan professional kepada pasien.
Pelayanan Hemodialisa memberikan pelayanan kepada semua masyarakat dari segala lapisan tanpa diskriminasi baik pasien umum, BPJS Kesehatan maupun SKTM.
Norik CBS
Layanan Medis Cuci Darah Rumah Sakit Daerah! 
23 Ribu Lebih Keluarga Miskin Terlunta-Lunta?