Pilih Laman

Magetan,CBS

Komisi B DPRD Kabupaten Magetan menggelar pertemuan dengan perwakilan pelaku jasa usaha wisata kawasan Telaga  Sarangan, Kamis (22/3).

Agendanya, untuk memperdalam kajian rencana perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2012, khususnya restribusi Harga Tiket Masuk (HTM)  ke wahana wisata Telaga Sarangan. Selain perwakilan pelaku jasa usaha di obyek wisata Telaga Sarangan, pertemuan juga dihadiri Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan.

” Kita bertemu untuk membahas masa depan obyek wisata Telaga Sarangan, agar lebih baik, ” kata Suratman, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Magetan, Kamis (22/3).

Dikatakan Suratman, Raperda Perubahan Nomor 2 Tahun 2012 ditunda oleh Legislatif untuk dinaikan ke forum Paripurna. ” Kita tunda pengesahan Perda Perubahan Nomor 2 Tahun 2012, besok ( Jumat, 23/3) Dewan akan melakukan kajian lebih dalam langsung ke obyek Telaga Sarangan, ” tegas Politisi Partai Golkar tersebut.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Magetan, Siran, menegaskan jika Dinas Parbud hanya pelaksana amanah Peraturan bupati (Perbup) nomor 55 tahun 2017 tentang kenaikan tarif obyek wisata. ” Kami hanya pelaksana Perbup kenaikan tarif Obyek wisata Telaga Sarangan, karena yang berhak diajak bicara terkait tarif adalah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Magetan,” ungkap Kepala Disparbud Kabupaten Magetan.

Namun, Siran memastikan Dinas Parbud menempatkan diri sebagai media kerja DPRD Magetan serta pelaku jasa usaha wisata. ” Kami akan sampaikan apapun hasilnya kepada bapak Bupati melalui Sekda, ” pungkas Kepala Disparbud Magetan.

Kepala Persatuan Hotel Republik Indonesia ( PHRI) Magetan, Sunardi, mengaku jika jumlah reservasi hotel sejak ditetapkan tarif baru anjlok hingga 40%. ” Sudah dua bulan ini, pendapatan hotel anjlok hingga 40%, banyak biro- biro perjalanan membatalkan datang ke Telaga Sarangan,” ujarnya.

Norik – Bagaskarafm Magetan

 

Bupati Sumantri Sampaikan LKPJ Pamungkas! Target RPJMD Tercapai. 
Operator Speedboat Sarangan Dibekali SOP Keselamatan Wisatawan.