Pilih Laman

Magetan,CBS
Festival Jeruk yang digelar Pemkab Magetan di obyek wisata Telaga Sarangan dibanjiri wisatawan. Melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHP dan KP) Kabupaten Magetan, Pemkab

menyediakan 2.000 buah jeruk khas Magetan, Pamelo.
Melalui festival ini, Dinas TPHP-KP Kabupaten Magetan memperkenalkan jeruk khas Magetan kepada pelancong yakni varietas Pamelo Srinyonya, Pamelo Nambangan dan Pamelo Magetan.

Agar wisatawan mengetahui rasa Jeruk Pamelo, disediakan ribuan buah jeruk yang telah dikupas oleh panitia festival. ” Kita kenalkan jeruk khas Kabupaten Magetan varietas Pamelo ke wisatawan, dengan menikmati secara gratis, ” kata Eddy Suseno, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHP dan KP) Kabupaten Magetan, Minggu (15/4).

Dijelaskan Eddy Suseno, Kabupaten Magetan memiliki buah jeruk asli yang dihasilkan petani jeruk diwilayah BETASUKA ( Kecamatan Bendo, Takeran, Sukomoro, Kawedanan). ” Jeruk yang dihasilkan petani wilayah Betasuka rasanya sangat manis, ” ungkap Kepala Dinas.

Festival jeruk Pamelo dibuka Bupati Magetan, Sumantri, didampingi Eddy Suseno, Kepala Dinas TPHP dan KP Kabupaten Magetan.

Norik – Bagaskarafm Magetan

Labuh Sarangan Sedot 8 Ribu Wisatawan.
PAD Wisata Ditekan Rp 13,5 Miliar.