Pilih Laman

Magetan,CBS.Kementrian Pariwisata Republik Indonesia bersama Komisi X DPR RI dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbudaya) Kabupaten Magetan, menggelar gerakan sadar wisata dan aksi Sapta Pesona sebagai penyadar pentingnya Sapta Pesona bagi pelaku usaha wisata di Kabupaten Magetan, Selasa ( 7/11).

Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu destinasi wisata di Kabupaten Magetan tersebut, diikuti ratusan perwakilan pengelola wahana wisata di Kabupaten Magetan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, anggota Komisi X DPR RI, Yayuk Sri Rahayu Ningsih bersama Arum Damarningtyas Kasubid Pengembangan dan Sadar Wisata Kementrian Pariwisata RI serta Siran, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Magetan.

Sebagai informasi, Sapta Pesona adalah bentuk kesadaran serta rasa tanggung jawab segenap lapisan masyarakat, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat untuk mampu bertindak dalam menjaga destinasi wisata.

Sapta Pesona terdapat tujuh unsur yang wajib dilaksanakan untuk menjaga Sumber Daya Alam ( SDA) yakni Keamanan, Ketertiban,Kebersihan,Kesejukan, Keindahan,Keramahan dan Kenangan.

Kegiatan yang digagas Kementrian Pariwisata,Komisi X DPR RI dan Disparbudaya Kabupaten Magetan di Kabupaten Magetan dititik beratkan pada Kebersihan. ” Sapta pesona dilaksanakan untuk menjaga iklim yang kondusif di zona wisata Indonesia. Unsur Sapta Pesona salah satunya kebersihan, bertujuan agar iklim wisata menjadi positif. Gerakan ini digelar di 54 Kota/ Kabupaten se- Indoensia, pulau jawa yang terbanyak,” kata Arum Damarningtyas, Kasubid Pengembangan Dan Sadar Wisata Kementrian Pariwisata RI, Selasa ( 7/11).

Anggota Komisi X DPR RI, Yayuk Sri Rahayu Ningsih, berharap kepada masyarakat selalu menjaga Sumber Daya Alam ( SDA) sektor wisata. Alasanya, SDA wisata tidak akan pernah punah selama masyarakat turut menjaga kelestarianya.” SDA yang tidak akan habis adalah wisata alam. Pendapatan atau Income tidak akan pernah punah dari sektor ini. Masyarakat dan Pemkab harus koordinasi untuk bekerjasama menjaga SDA wisata,” harap Politisi Nasdem tersebut.

Diakui Siran, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Magetan, kegiatan yang digelar Komisi X DPR RI dan Kementrian Pariwisata tersebut sangat bermanfaat bagi perkembangan wisata di Kabupaten Magetan. Masyarakat dan pengelola usaha wisata akan semakin sadar pentignya menerapkan Sapta Pesona.” Kami sangat berterima kasih kepada Kementrian Pariwisata dan Komisi X DPR RI. Gerakan sadar wisata perwujudan sapta pesona akan membuat wisata di Kabupaten Magetan semakin baik,” tegas Siran.

Sebagai informasi, kegiatan gerakan sadar wisata dan Sapta Pesona diikuti sedikitnya 200 peserta yang berasal dari perwakilan, Pemandu wisata, Pemilik Homestay, Ojek Wisata, Pedagang Cinderatamata, pengelola desa wisata serta kelompok sadar wisata di Kabupaten Magetan,

Anton Suroso – Bagaskarafm Magetan

Antisipasi Peredaran Obat Berbahaya, Dinkes Kumpulkan Pemilik Apotik
Warga Miskin Tembus 69 Ribu, Pemkab Ancang - Ancang Naikan Tarif PDAM.