Pilih Laman

Magetan-
Kelahiran Raden Adjeng (RA) Kartini, 21 April, diperingati sebagai Hari Kartini sejak 2 Mei 1964. Nama Kartini juga dicatat dengan tinta emas sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi. Presiden Soekarno menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Nasional Indonesia melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964.
Berkat pemikiran Kartini, peran perempuan saat ini menyamai kaum laki-laki, bahkan, perempuan-perempun pribumi kini memegang tapuk pimpinan baik dilembaga swasta maupun Pemerintahan.
Salah satunya, Nanik Endang Rusminiarti, Wakil Bupati Magetan periode 2018-2023. Orang nomor 2 (dua) di PemKab Magetan tersebut, kini harus berjibaku dengan tugas pemerintahan bersama Bupati Magetan, Suprawoto, diantara tugasnya sebagai istri Mantan Bupati Magetan, Sumantri.
Nanik mengaku telah memiliki niat mengabdi kepada warga Kabupaten Magetan sejak pertama kali memutuskan maju Pilkada Magetan 2018 bersama Suprawoto. ” Karena sejak awal telah diniati mengabdi, saya ingin melayani seluruh warga Kabupaten Magetan bersama bapak Bupati, Suprawoto,” kata Wabup Nanik  kepada Bagaskara.co.id, Minggu (21/4).
Nanik tidak menampik jika dirinya masuk kategori “Lansia”, namun batas umur itulah yang menjadikan dirinya semangat menjadi pelayan rakyat melalui jalur Pemerintahan. ” Saja jaga kesehatan melalui olahraga ringan, serta minum vitamin, baik ketika Dinas Luar maupun sedang di Magetan,” ungkap Nenek dengan 4 (empat) cucu tersebut.
Bunda Nanik, sapaan akrab Wabup dikalangan rakyat Magetan, khususnya kalangan emak-emak, mengaku tidak ada kendala ketika harus bertolak keluar kota mewakili Bupati Magetan, sebagai dedikasi tugas Negara. Pengalaman menjadi istri Bupati Magetan (Sumantri) selama 10 tahun membuat Nanik Endang Rusminiarti tahan banting. ” Alhamdulilah  tidak ada kendala, pengalaman mendampingi bapak, membuat saya lebih paham ketika harus keluar kota,” terang  Ibu dengan 4 (empat) anak tersebut.
Ditengah lalu-lalang kesibukan sebagai Wakil Kepala daerah, Nanik tidak melupakan marwahnya sebagai istri. Keperluan sang suami tetap menjadi tanggung jawab pribadinya, sebelum bertolak ke Kantor Wakil Bupati Komplek Setdakab Magetan. ” Keperluan  sehari- hari bapak saya yang menyiapkan, jika pas Dinas luar, kita atur bersama mbak- mbak dirumah serta anak – anak sebelum berangkat, apa yang harus disiapkan untuk bapak, karena kodrat saya memang seorang istri,” ungkap Bunda Nanik.
Wabup berpesan kepada generasi Kartini milenial, agar tetap meneladani ajaran RA. Kartini untuk selalu menjaga kodrat sebagai Perempuan serta memperjuangkan emansipasi perempuan diantara kaum laki-laki. ” Perempuan harus mengambil peran dalam Pembangunan bangsa dalam peradaban Milenial saat ini, ” pungkas Nanik Endang Rusminiarti.

Norik

Pegawai "Tempo Doloe" Layani Pemohon Ijin 
Jembatan Selorejo Rawan Ambrol