Pilih Laman

 

Magetan-
Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) sejumlah pejabat Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan blusukan ke pasar tradisional untuk memantau kenaikan harga bahan pokok, Senin (17/12).
Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, melihat langsung harga bahan pokok di Pasar Sayur Kabupaten Magetan. ” Kita temukan ada kenaikan daging ayam, beras dan telor ayam,” kata Nanik Endang Rusminiarti , Wabup Magetan, Senin (17/12).
Dikatakan Nanik, kenaikan beras, telor dan ayam relatif stabil. Namun, Pemkab Magetan akan terus memantau kondisi harga pasar mendekati Nataru.” Kita siapkan operasi pasar jika harga meroket tajam mendekati natal dan tahun baru,” jelas Wabup Magetan.
Terpisah, Inspeksi mendadak (Sidak) tim lainya dilakukan Sekretaris daerah (Sekda) Magetan, Bambang Trianto, di Pasar Gorang-Gareng dan Pasar Maospati. Sekda Bambang menggantikan Bupati Suprawoto, karena tugas ke Pemprov Jawa Timur.
Pantauan bagaskara.co.id, kenaikan harga sembako disejumlah pasar tradisional terjadi pada harga ayam potong serta beras jenis begawan.
Harga ayam potong yang sebelumnya dipatok Rp 28 ribu – Rp 30 ribu Per Kilogram sejak tiga hari lalu kini mencapai Rp 32 ribu per Kilogram. ” Harusnya harganya Rp 35 ribu per Kilogram, karena pasar sepi kita patok Rp 32 ribu per Kilogram, ” kata Narti (45) penjual ayam potong di Pasar Sayur Magetan.
Selain pengaruh stok ayam yang kosong, harga ayam potong juga terkerek naik sejak dari kandang. ” Dari kandang yang sebelumnya Rp 18 ribu per Kilogram kini sudah Rp 21 ribu per Kilogram,” ungkap Narti, warga Desa/Kecamatan Parang.
Sedangkan harga beras, jenis begawan sejak dua bulan terakhir terus merangkak, jika awalnya Rp 8.500 per Kilogram, kini mencapai Rp 10 ribu per Kilogram. ” Delapan setengah, sembilan setengah kini sudah sepuluh ribu per Kilogram,” pungkas Sutiyem, penjual beras di Pasar Sayur Magetan.

Norik CBS

Kajari Bidik Proyek Bodong.
Malam Tahun Baru, Sewa Kamar Dipatok Rp 1Juta/Malam.