Pilih Laman

 

SyntekExifImageTitle

Magetan-
Sebanyak 41 desa di Kabupaten Magetan diserang nyamuk Aedes aegypti atau jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.
Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan menyebut, periode 1 Januari – 24 Januari ditemukan 56 kasus Demam berdarah di 41 desa tersebut, bahkan, satu pasien warga Kecamatan Karangrejo meninggal akibat Demam berdarah.
Wilayah endemik nyamuk Aedes aegypti di Kabupaten Magetan tidak lagi berpusat diwilayah bawah, namun daerah pegunungan juga ditemukan. ” Peredaran nyamuk Aedes aegypti  merata, tidak lagi wilayah bawah,” kata Furiana Kartini, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, Jumat ( 25/1).
Furiana mengingatkan pentingnya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan menerapkan 3M, yaitu menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas, agar dapat membunuh jentik Aedes aegypti, ” Kita ingatkan masyarakat pentingnya PSN melalui 3M, karena tingkat curah hujan tinggi, akan  ada banyak genangan air dilingkungan rumah,”  ujar Kadinkes Magetan.

Norik CBS

Pejabat Pemkab "Malas" Lapor Kekayaan?
60% Pejabat Pemkab Belum Lapor Kekayaan Ke KPK.