Pilih Laman

Magetan-CBS
Jabatan Sumantri berakhir sejak Senin kemarin,(23/7). Ironisnya, mantan Bupati dua periode tersebut, masih menyisakan Pekerjaan Rumah (PR) terkait nasib puluhan pejabat peserta lelang jabatan awal tahun lalu.
Hingga kini tidak jelas, bagaimana kelanjutan hasil lelang jabatan yang memperebutkan 13 jabatan level eselon II (dua) dilingkup Pemkab Magetan tersebut.
Sedangkan, Undang – Undang Nomor 8 Tahun 2015 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, melarang Bupati baru melantik pejabat sebelum enam bulan menjabat.
Aturan itu tertuang jelas dalam pasal 162 ayat (3), yang berbunyi Gubernur,  Bupati,  atau  Walikota  dilarang  melakukan penggantian  pejabat  di lingkungan  Pemerintah  Daerah Provinsi   atau   Kabupaten/Kota, dalam jangka  waktu 6 (enam) bulan terhitung sejak tanggal pelantikan.
Namun, Pelaksana harian (Plh) Bupati Magetan, Bambang Trianto, bersikukuh jika belasan pejabat hasil lelang jabatan tersebut dapat dilantik sebelum Maret 2019.
” Jika rekomendasi Mendagri turun, kita bisa melantik, bergantung siapa yang ditunjuk oleh Mendagri,” jelas Bambang Trianto, Selasa (24/7).
Bambang optimis rekomendasi Mendagri bakal turun, agar Pemkab Magetan tidak krisis Kepala Dinas. ” Optimis turun,” pungkasnya.
Sebagai informasi, belasan pejabat eselon II (dua) mengadu nasib dalam lelang jabatan untuk memperebutkan 13 kursi Kepala dinas, Asisten hingga Staf Ahli Bupati.
Ironisnya, hingga jabatan Sumantri -Samsi berakhir, belasan pejabat  yang konon dinyatakan lolos belum juga dilantik.

 

Norik – Bagaskarafm Magetan

KPU Tetapkan Juara Pilkada Magetan.
Sumantri-Samsi Pamitan.