Pilih Laman

Magetan- CBS
Ratusan tenaga honorer kategori dua (K2) yang tergabung dalam Forum Honorer K2 (FHK2) Kabupaten Magetan, melurug kantor DPRD Kabupaten Magetan, Rabu (24/10).
Gabungan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kabupaten Magetan tersebut, mengadu ke dewan jika honornya selama 10 bulan belum dicairkan Pemkab Magetan.
” Kami ingin mengadu ke Dewan, jika honor kami belum dicairkan sejak awal tahun lalu,” kata Hadi Warsito, Ketua FHK2 Kabupaten Magetan, Rabu (24/10).
Hadi mengaku, tiap bulan menerima honor sebagai K2 sebesar Rp 700 ribu. ” Besarannya Rp 700 ribu pak, jauh dari UMK Magetan,”  keluhnya.
Hadi Warsito  berharap, tunggakan honor selama 10 bulan dapat dibayarkan oleh PemKab Magetan. ” Semoga segera dibayarkan oleh Pemkab Magetan,” harapnya.
Ratusan FHK2 diterima Komisi A DPRD Kabupaten Magetan, didampingi BKD, Bagian Hukum serta Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga ( Dikpora) Kabupaten Magetan.
Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Magetan, Rinita Sofia Hadi, mengaku jika tunggakan honor K2 akan segera dibayarkan Pemkab Magetan, setelah verifikasi APBD-Perubahan Tahun Anggaran 2018 disetujui Gubernur Jawa Timur.
” Anggaran untuk honor bapak dan ibu dimasukan dalam APBD- Perubahan tahun 2018, setelah disahkan Dewan wajib diverifikasi Gubernur Jawa Timur, setelah dikembalikan kepada Pemkab Magetan, langsung kita cairkan honor dulur – dulur semua,” kata Rinita Sofia Hadi  yang akrab disapa Kohong tersebut.
Kohong berjanji akan mengawal pembayaran honor 439 K2 Kabupaten Magetan setelah APBD – Perubahan Tahun 2018 siap dicairkan. ” Komisi A akan mengawal proses ini, agar hak dulur-dulur kabeh dibayarkan,” pungkas Politisi PDI Perjuangan tersebut.

Norik CBS

Rekening Kepala BKD Abal-Abal Panen Transferan Dari CPNS
Ratusan Bidang Aset PemKab Tak Bersertifikat.