Pilih Laman

Magetan-CBS
Kurang lebih 15 ribu kue bolu yang dibentuk menyerupai gunung Lawu, Gong, Bedug serta Lesung, seketika ludes setelah diserbu ribuan warga yang hadir di Alun-alun Magetan, Kamis (27/9).
PemKab Magetan menggelar prosesi adat andum kue bolu rahayu, sebagai peringatan tahun baru Islam 1440 Hijriyah, serta rangkaian hari jadi ke 343 Kabupaten Magetan 12 Oktober.
Bupati Magetan, Suprawoto, mengaku takjub dengan ribuan warga yang berduyun-duyun datang ke alun-alun Kabupaten Magetan.” Biasanya saya lihat lewat media sosial Youtube, kini dari dekat, inilah pesta rakyat sesungguhnya,” kata Bupati Magetan, Kamis (27/9).
Suprawoto bermimpi, prosesi adat andum bolu menjadi even tingkat regional bukan hanya lokal,” Semua orang boleh bermimpi, kami pun bermimpin even ini bisa lebih meriah hingga ke level regional,” ujarnya.
Sebelum jadi rebutan warga di alun-alun Magetan, kue bolu berbagai macam bentuk tersebut dikirab mengelilingi wilayah kota Magetan dengan iringan para pejabat Pemkab Magetan dan Forum Kepala Pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Magetan, yang dikenal dengan istilah Nayoko Projo. ” Dengan iringan Nayoko Projo, kue bolu rahayu dikirab mengelilingi Kota Magetan diawali dari Pendopo Surya Graha berakhir di Alun-alun Magetan,” jelas Bambang Setiawan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Magetan.

Norik CBS

Hari Jadi Ke 343, Magetan Dikado WTP.
Gubernur Desak Bupati Kendalikan Ijin Perumahan.