Pilih Laman
Magetan-CBS
Proyek jalan tembus Sukasayur atau Sukowinangun- Pasar Sayur terus dikebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan.
Meski belum kelar hingga tembus jalan Mayjen Sungkono, jalur alternatif  tersebut kini telah dinikmati warga, khususnya melalui Kelurahan Sukowinangun atau arah timur.
” Kalau ke pasar sayur sekarang mudah, tidak harus mutar lewat jalan Mayjen Sungkono,” kata Desiana (30), warga Desa Purwosari, Kecamatan Magetan, Senin (17/9).
Sebagai informasi, jalan tembus Sukasayur dapat memangkas jalur warga menuju pasar. Sebelumnya, mereka khususnya wilayah barat harus memutar kurang lebih 5Km.
Disisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan, Hergunadi, mengatakan, Jalan Sukasayur akan tembus hingga jalan Mayjen Sungkono tepat disisi Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Magetan. ” Kita selesaikan dulu relokasi lapak kayu serta gedung kompos milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” ungkap Hergunadi, Senin ( 17/9).
Dijelaskan Kepala Dinas PUPR Magetan, pihaknya memang menunggu lokasi relokasi untuk lapak kayu dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Gedung Kompos milik DLH Magetan untuk selesaikan jalan tembus Sukasayur. ” Sesuai rencana, setelah lapak pindah ke timur, baru kita selesaikan,” ujar Hergunadi.
Sebagai informasi, jalan tembus Sukasayur memiliki panjang 600 meter dengan lebar 22 meter, membentang dari keluragan Sukowinangun hingga pasar sayur Magetan.  Proyek jalan tembus Sukasayur diawali tahun 2015 dengan gelontoran dana Rp 3 miliar untuk pembebasan lahan serta pembuatan poros jalan sebesar Rp 200 juta.
Tahun 2016 Pemkab kembali mengucurkan dana Rp 4 Miliar untuk pembangunan badan jalan, drainase serta trotoar. Tahun 2017 kucuran dana sebesar 4 miliar diarahkan ke proyek tersebut untuk tahap Pondasi jalan serta pengaspalan jalan.
  • Norik CBS
Pemkab Siapkan Lapak Relokasi Pedagang Terdampak JT Pasar Sayur. 
Rp 1,8 M, Khusus Untuk Penanganan Sampah Wilayah Kota.