Pilih Laman

Banyak cara untuk membuat motif pada kain, salah satunya yaitu dengan menggunakan  teknik ecoprint dimana tekik ini menggunakan bahan dari alam yang ada di sekitar kita. Ecoprint yaitu teknik memberi warna dan corak pada kain, kulit atau bahan bahan lain dengan memanfaatkan bahan bahan alami. Bahan alami yang biasa dipakai dalam ecoprint berasal dari tanaman beragam jenis daun daunan,kayu, bunga,  atau bagian lain tanaman yang memiliki corak dan warna yang mempunyai ciri khas.

Ecoprint ini menghasilkan warna dan corak pada kain yang mempunyai keunikan tersendiri. Warna dan corak ini sesuai dengan warna dan corak bahan alami yang digunakan. Meski menggunakan jenis bahan alami yang sama, satu produk dengan produk lainnya yang dihasilkan dari teknik ini tidak akan sama. Inilah yang membuat ecoprint ini menjadi eksklusif dan berdaya jual tinggi.

Ecoprint ini bisa menjadi peluang usaha yang bagus untuk dikembangkan di Indonesia. Ketersediaan sumber bahan pewarna dan motif alam yang melimpah, menjadi potensi yang sayang untuk tidak di gunakan.Dengan memanfaatkan bahan-bahan alami dari lingkungan sekitar.

Sebenarnya,ecoprint ini berbeda dengan batik, meskipun banyak para pembuat yang mengatakan sama dengan batik. Perbedaan ecoprint dengan batik yaitu ada pada bahan pembuatan corak yang digunakan. Batik adalah kain bergambar atau bermotif yang pembuatannya dengan cara  khusus yaitu dengan menggunakan malam pada kain. Sementara ecoprint ini tidak menggunakan malam pada proses pembuatannya. jadi,adanya anggapan ecoprint sama dengan batik, karena produk yang dihasilkan sama,yaitu berupa kain bermotif.

 

Mengenal Batik Khas Jepang
BUPATI MAGETAN PIMPIN APEL GELAR PASUKAN DALAM RANGKA KESIAPAN PENANGANAN BENCANA TAHUN 2020 - 2021.