Pilih Laman

Magetan,CBS
Sidang Paripurna yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan pada Senin (26/3), terasa istimewa.

Pasalnya, paripurna ini merupakan penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) akhir masa jabatan Sumantri, sebagai Bupati Magetan periode 2013-2018.

Dihadapan Legislator serta undangan paripurna, Bupati Sumantri memastikan dirinya telah menyelesaikan tugas sebagai Bupati Magetan periode 2013-2018.” Selama masa jabatan pengabdian kami sebagai Bupati dan wakil Bupati Magetan, dapat disimpulkan bahwa target RPJMD sebagian besar dapat tercapai,” kata  Bupati Sumantri, Senin (26/3).

Capaian target pemerintahan Sumantri-Samsi (SMS) diuraikan Sumantri dengan berbagai pengakuan baik tingkat Regional maupun Nasional kepada Kabupaten Magetan. ” Tahun 2017 Pemkab Magetan menerima WTN,Adipura, Kabupaten Layak Anak, Swasti Saba Wistara serta Kabupaten peduli HAM,” jelas Bupati.

Disisi lain, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Magetan mulai 2014 telah meroket dari 5,10% naik menjadi 5,31%di tahun 2016, sedangkan target 2018 sebesar 5,4%. ” Dari capaian tersebut, terbukti secara data capaian kinerja pada tahun 2016 telah mencapai 98,66%,” urai Bupati Sumantri.

Terkait data kemiskinan di Kabupaten Magetan. Jumlah keluarga miskin ( Gakin) di Kabupaten Magetan menurun dari 11.8% tahun 2014, kini menjadi 10,48%. “  Jika dibandingkan wilayah di Madiun Raya, jumlah angka kemiskinan di Kabupaten Magetan terendah kedua setelah Kota Madiun,” jelas Bupati Sumantri.
Selain mengurai data diatas, LKPJ pamungkas Bupati Sumantri juga menyebut berbagai macam capaian positif selama lima tahun terakhir, mulai capaian pembangunan, peningkatan kualitas layanan kesehatan serta pendidikan di Kabupaten Magetan.
” Dengan mengucap Syukur Alhamdulilah, saya akhiri nota LKPJ ini, selama saya memandu jalannya pemerintahan ini, telah terjalin kerjasama dan kemitraan sejajar yang baik antara eksekutif dan Legislatif,” pungkas Bupati Sumantri.

Norik – Bagaskarafm Magetan

 

Disperindag Dorong PKL Alun-Alun Segera Tempati Kios
Komisi B Gelar RDP Dengan Disparbud dan Pengusaha Kawasan Sarangan.