Pilih Laman
Magetan-
Jabatan Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Magetan saat ini banyaknya yang kosong. Data Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraha (Dikpora) Kabupaten Magetan ada 75 SDN tidak memiliki Kepsek.
Dikpora Kabupaten Magetan memiliki data 205 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengantongi sertifikat Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS).
Jumlah Jabatan Kepsek dengan ASN berlebel LP2KS yang timpang, berpotensi jual beli jabatan Pengguna Anggaran (PA) tingkat SD tersebut.” Pokoknya jika ada laporan jual beli jabatan Kepala sekolah laporkan saya, akan saya copot jabatan mereka semua,” kata Suprawoto, Bupati Magetan, Kamis (22/11).
Bupati menilai, moral pejabat penyuap dan peminta bayaran tidak layak sebagai Kepala sekolah dan pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD). ” Tidak layak jadi Kepsek dan pejabat OPD,” tegas Suprawoto.
Terpisah, Kepala Dikpora Kabupaten Magetan, Joko Santoso, mendukung ancaman Bupati mencopot ASN mental korup tersebut. ” Saya sangat setuju dengan langkah bapak Bupati, jangan sampai ada jual beli jabatan Kepala sekolah, ” ungkap Joko Santoso, Jumat ( 23/11).
Dijelaskan Joko Santoso,  sebanyak 205 ASN yang lolos seleksi Kepala sekolah LP2KS tidak serta merta menjadi Kepsek, sebab penentu kebijakan adalah Bupati.” Penentuan Kepsek hak prerogatif Bupati. bapak Bupati Suprawoto pasti akan memiliki seleksi pribadi untuk menjadi Kepsek di SD Negeri yang kosong tersebut,” pungkas Kepala Dikpora Kabupaten Magetan.
  • Norik CBS
Besok, Ratusan Honorer K2 Datangi Bupati.
Kronologi Keji Pembunuhan Mbah Sukimin.