Pilih Laman

Magetan,CBS

Tulisan larangan untuk tidak digunakan berjualan yang dipasang Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Magetan  di sejumlah Gazebo di lokasi wisata Telaga Sarangan, ternyata tidak digubris oleh sejumlah pedagang.

Nyatanya, sejumlah Gazebo  yang fungsi awalnya diperuntukan bagi wisatawan malah digunakan untuk berjualan para pedagang. Akibatnya, wisatawan tidak dapat menggunakan fasilitas yang diberikan oleh Dinas Parbud.

Ketika dikonfirmasi wartawan, sejumlah wisatawan mengaku kecewa dengan ulah para pedagang tersebut. ” Jalan saja, karena mau duduk menikmati pemandangan telaga, malah disuruh beli makananya, kalau tidak mau suruh pergi ke tempat lain,” ungkap Kurniawan, wisatawan asal Kabupaten Ngawi, Jumat ( 29/12).

Terpisah, Koordinator obyek wisata Telaga Sarangan, Kuswinardi, mengakui jika Gazebo di area telaga Sarangan kini alih fungsi. Namun, Kuswinardi mengaku tidak bisa langsung menertibkan tanpa dukungan personil Satpol PP dan Damkar Kabupaten Magetan. ” Kami tidak bisa langsung tertibkan pedagang yang memanfaatkan Gazebo  tersebut,  tanpa dukunga dari Satpol PP dan Damkar Kabupaten Magetan,” keluhnya.

Sebagai informasi, Dinas Parbud Kabupaten Magetan, menggelontorkan dana Rp 198 juta untuk pembangunan tiga unit Gazebo  komplit dengan Lampu hias di obyek wisata Telaga Sarangan. Ironisnya, kini gazebo – gazebo tersebut beralih  fungsi, yang seharusnya  untuk wisatawan malah digunakan untuk berjualan para pedagang.

Norik – Bagaskarafm Magetan

 

Tahun Baru,Pemkab Eksekusi Kenaikan Tarif PDAM Hingga Parkir.
Dinas Pariwisata Siapkan Proyek Toilet Rp 300 Juta.