Pilih Laman

Magetan-CBS.Nasib 65 ribu pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lawu Tirta Kabupaten Magetan akan ditentukan bulan November ini. Pemkab Magetan tengah ancang – ancang untuk mengumumkan kabar tarif baru PDAM yang akan diberlakukan Januari 2018 mendatang.

Tarif PDAM diusulkan naik dengan opsi harga Rp 1300 hingga Rp 1600 dari harga saat ini Rp 1000 per meter kubik. ” November akan ditentukan apakah naik atau tetap, karena kalau turun tidak mungkin,” kata Bambang Trianto, Sekda Magetan, Kamis ( 2/11).

Sekda memastikan, Pemkab Magetan akan mengkaji dampak penyesuaian tarif PDAM yang akan dirasakan 65 ribu rakyat Magetan yang kini menjadi pelanggan perusahaan milik Pemkab tersebut.” Saat ini masih dikaji. Kami berharap masyarakat tetap kondusif,”  ujar Bambang Trianto.

Terpisah, Ketua DPRD Magetan Joko Suyono, mengakui jika Pemkab Magetan belum memberikan  kabar besaran tarif PDAM yang akan disahkan bulan ini. ” Besaran kenaikan tarif belum disampaikan kepada DPRD Magetan,” tegas Ketua Dewan.

Menurut Ketua Dewan, Pemkab memiliki dua opsi terkait nasib 65 ribu pelanggan PDAM, yakni tetap menaikan tarif yang dibebankan kepada rakyat  atau subsidi melalui APBD Magetan.” Hanya ada dua opsi, tetap menaikan tarif atau subsidi,” ujar Joko Suyono.

Disisi lain, Joko mengingatkan Bupati Magetan, Sumantri. Rakyat Magetan banyak yang belum terjamin kesehatannya. Pihaknya berharap APBD Magetan dapat mengcover BPJS untuk fasilitas kesehatan rakyat Magetan.”  Kita masih ada masalah pada layanan Kesehatan masyarakat, terutama warga yang belum tercover BPJS,” pungkas Ketua Dewan.

Anton Suroso – Bagaskarafm Magetan

 

 

Tekan Korban Jiwa, BPBD Minta Warga Peka Alam Sekitar.
Wabup Magetan, Samsi Menerima Penghargaan WTP dari Gubernur Jawa Timur. Bukti LKDP Bersih, Pemkab Boyong WTP dari BPK Jatim