Pilih Laman

Metrotvnews.com: Tim arkeolog Inggris yang bekerja di Siprus menggali struktur berbentuk segi empat sepanjang dua meter. Tempat tersebut diyakini sebagai tempat pengeringan gandum untuk membuat bir 3.500 tahun lalu.

Struktur tersebut ditemukan dalam keadaan ditutupi kubah yang terbuat dari tanah. Tim arkeolog dari Universitas Manchester melakukan reka ulang proses pembuatan bir pada Zaman Perunggu dengan menggunakan sebagian tempat pengeringan yang ditemukan itu.

Adapun bahan yang digunakan adalah gandum barley dengan membubuhkan bahan perasa yang biasanya digunakan, antara lain dengan memberikan rasa anggur dan buah ara.

Hasilnya, kata peneliti, adalah minuman yang cukup bisa diterima lidah.

Penemuan ini bisa membantu menggambarkan kehidupan di Zaman Perunggu khususnya mengenai selera penggemar bir pada masa itu.

Ketua peneliti Lindy Crewe mengatakan, penduduk pada Zaman Perunggu tampak paham sekali akan kandungan alhokol yang bisa membantu mengurangi ketegangan.

Menurut Crewe, minuman bir diberikan kepada kaum pekerja sebagai insentif untuk membantu memanen atau mendirikan bangunan.

 

Terbukti, Ada Es di Merkurius
Bangun Bandar Antariksa, Lapan Kerjasama dengan Korea Selatan