Pilih Laman

Magetan, CBS
Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Magetan, Abdul Azis Nurul Huda, mengaku tidak akan melakukan gertak sambal semata, kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat politik dalam Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) Kabupaten Magetan.

Panwaslu Kabupaten siap menerbitkan rekomendasi kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) agar pegawai Negeri Sipil ( PNS) yang nekat berpolitik dikenai sanksi oleh KASN. ” Kami tidak main-main, kami siap terbitkan rekomendasi kepada KASN jika ada PNS yang terlibat”, kata Abdul Azis Nurul Huda, Minggu  (28/1).

Dibeberkan Abdul Azis, sebanyak tiga ASN telah mendapatkan peringatan keras dari Panwaslu Kabupaten, karena terbukti nongol disejumlah kegiatan yang digelar Bakal Calon Bupati ( Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Kabupaten Magetan. ” Ada tiga PNS aktif yang telah kami undang ke Kantor Panwaslu Kabupaten Magetan untuk kami beri peringatan,” tegasnya.

Tiga PNS yang dimaksud Ketua Panwaslu Kabupaten Magetan tersebut, terekam jelas di media terlibat langsung dengan Bacabup-Bacawabup Magetan.” Bukti kami kuat, mereka terlihat jelas disejumlah media terlibat langsung dengan Bacabup dan Bacawabup Magetan, ” urai Abdul Azis.

Ironisnya, Ketua menolak merinci nama- nama PNS  yang tertangkap kamera wartawan terlibat dalam Politik Pilkada tersebut. ” Data ada pada kami, maaf kami tidak bisa terbuka terkait identitas PNS tersebut,” ujar Abdul Azis.

Azis menyarankan, ASN mengajukan cuti kepada atasanya jika ingin terlibat langsung dalam mendukung Bacabup jagoanya. ” Ajukan cuti jika ingin terlibat, mudahkan, ” pungkasnya.

Norik – Bagaskarafm Magetan

Terpasang Sebentar, Tulisan Telaga Sarangan Sudah Ambruk.
Senin Tutup, Pendaftar Kepala Dinas Hanya 5 Orang.