Pilih Laman

Magetan, CBS
Paska kematian Riko Tegar (7) warga Desa Trosono, Kecamatan Parang di kolam renang SGJ desa Sugihrejo, Kecamatan Kawedanan, Jumat ( 30/3) lalu, Polres Magetan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Senin (2/4).

Pengakuan mengejutkan diungkapkan penjaga kolam renang SGJ, Rendi Ferbriawan. Menurutnya, sejak dibuka 28 April 2017 lalu, telah ada 10 orang pengunjung  yang tenggelam. ” Ada 10 orang yang tenggelam, namun bisa kami selamatkan,”  kata Rendi, Senin ( 2/4).

Penyebab utama banyaknya pengunjung SGJ yang tenggelam akibat tidak bisa berenang, ketika berada di kolam dewasa dengan kedalaman 1,75 meter. “  Rata- rata  tidak bisa berenang mahir, selain itu mereka bandel jika dibilangin,”  ungkapnya.

Sementara itu, sejumlah pegawai kolam renang SGJ dimintai keterangan terkait peristiwa tewasnya Riko Tegar yang berusia tujuh tahun dikolam renang dewasa sedalam 1,75 meter. Polisi menyikapi pendeknya jarak pembatas antara kolam dewasa dan anak – anak.

Selain jarak antar kolam, wahana yang  dibuka April tahun lalu tersebut, juga  belum dilengkapi jaket pelampung. Pengelola hanya menyediakan ban dalam kendaraan R4 untuk wisatawan.

Polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kematian Riko Tegar pada Jumat keramat kemarin. ” Kita masih lakukan penyelidikan, termasuk memerika sejumlah saksi kejadian,”  tegas AKP Sukatni, Kasat Reskrim Polres Magetan.

Norik – Bagaskarafm Magetan

Diduga Toko Modern Buka, Warga Lurug Kantor DPM-PTSP.
PKL Janji Parkir Timur Alun-Alun Segera Bersih.